Rabu, 20 Februari 2013

BANGUNAN DAN STABILITAS KAPAL 1


01 a. Apakah yg disebut dgn SCANTLING ? Jelaskan?
Jawab: 
Scantling: suatu konstruksi kpl yg memenuhi syarat klas tertinggi dari biro klasifikasi dinamakan “ full scantling ship “ dan yg agak kurang dari yg diisyaratkan dinamakan “ light scantling ship “. Pembatasan jumlah muatan yg dapat diangkut tanpa melihat yaitu “ S” sbg garis muat untuk laut dan “ F “ sbg garis muat untuk air tawar.

b. Ada berapa factor utama yg dpt dipakai unt menentukan SCANTLING sebuah kpl ? Sebutkan & jelaskan ?
Jawab:
- Kerapatan gading2 jarak gadingnya lebih dekat sehingga kekuatan konstruksi secara membujur kapal lebih kuat
- Ketebalan plat: ketebalan platnya lebih tebal daripd ketebalan plat untuk kpl memakai yang tidak mempunyai scantling draft.
- Mutu/kwalitas bahan bangunannya kwalitas bahan yg baik.

c. Jelaskan mengapa bentuk struktur dibangun dgn adanya FLANGES DAN WEBS; tdk hanya sekedar bentuk RECTANGURLAR CROSS SECTION saja !
Jawab:
Bentuk struktur dibangun dg adanya flanges dan webs adalah untuk membuat struktur secara membujur pada bagian2 yg memerlukan perkuatan/bagian yg mendapat tekanan sekaligus tempat menempelnya kulit kapal seperti yang terdapat ditengah kpl.


2. a. Jelaskan persyaratan2 mengenai pintu kedap air   
        bukan kapal penumpang menurut solas 74!
b. Jelaskan jenis2 dari bahan bangunan kapal dadimana penggunaannya.
Jawab :
a. Syarat2 pintu kedap air menurut solas 74 :
1. Pintu sorong :
- Theta 15º kemiringan bisa digerakkan buka tutup
- Buka tutup pd kedua sisi
- Dilaut selalu ditutup
- Indikator kedudukan posisi pintu
- dpt dg hidrolic atau oleh sebuah plunyer memutar  
      roda dan batang plunyer

2. Pintu Putar :
- pintu dari flat baja
- Packing dan handle
- Kedua belah sisi
- Pengecekan atw keamanan
 b. Jenis dari bahan bangunan kapal :
    1. Baja ( steel) pd plat lambung
    2. Besi Lebur = Baja lunak (Mild Steel)
    3. Besi Tuang : linggi kpl,bingkai baling2,penunjang   
        poros baling2
   4. Baja Tempa : bingkai blg2,blg2,linggi,poros atas  
       kemudi
   5. Baja Paku Keling
   6. Besi Tuang : Pondasi Mesin
   7. Besi Tuang yg ditempa
   8. Alumunium campuran


3. PINTU KEDAP AIR (PKA)
1. Pintu kedap air berengsel (Hinged watertight door) ini termasuk pintu  kedap air kelas I yg dipasang digeladak yg titik terendahnya terletak paling sedikit 7” diatas subdiision load line (garis muat pembagi) dan hrs dpt dibuka pd kemiringan 15º
2. Pintu kedap air yg didorong (Sliding watertight door) dpt didorong secara vertical maupun horizontal dan membuka/menutup PKA ini paling lama. Dalam waktu 90 detik dengan memakai sistim mekanis atau jg dpt memakai system engkol serta hrs dpt dibuka/ditutup pd kemiringan 15º
Pintu Kadap Air dibagi dua jenis :
a. PKA yg didorong dg tangan saja (hand operated) ini termasuk PKA kelas II yg terletak antara subdivision load line sampai minimal 7” diatas subdivision load line’66
b. PKA yg didorong memakai tangan atau dg penggerak mesin (hand and power operated) PKA ini memakai system mekanis dg hidrolic dan hrs dpt dibuka/tutp dlm 60 detik dlm kemiringan 15º

4. Keuntungan metode pengelasn :
1. Penggunaan bobot pemakaian material yg ekonomis dan peningkatan daya angkut.
2. Sambungan las mempunyai kekuatan yg hampir sama dg kekuatan bagian kapal yg akan disambung.
3. smbungan las lebih kedap air dan kedap minyak.
4. Sambungan las rata dan licin serta hambatan air lebih kecil
5. Konstruksi lebih sederhana.
6. Sambungan las bebas dari pengaruh getaran kpl krn teguh dan kokohnya kontruksi bangunan.

Jenis2 pengelasan :
1. mengelas dg memanaskan.
2.  mengelas dg tekanan, methode ini mempunyai macam2 sambungan sbb :
- Sambungan las I, sambungan ini digunakan utk menyambung pelat tipis. 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar